Author : Agoes

Kado Pahit Jelang Hari Perhubungan, Dirjen Hubla Dicokok KPK

Dibuat : Aug 25th, 2017 12:06:16  |  0 comments

Kado Pahit Jelang Hari Perhubungan, Dirjen Hubla Dicokok KPK

Transportasi.co | Kabar tak sedap muncul dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI. Pasalnya, menjelang hari perhububungan (Harhubnas), salah satu pejabat tinggi eselon I Kemenhub terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait proyek pengerukan Pelabuhan Tanjung Mas Semarang.

 

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub, Antonius Tonny Budiono atau yang akrab disapa Tonny, terkena OTT KPK pada Rabu, (23/08) malam. KPK menemukan dan menyita uang tunai dari berbagai mata uang asing yang ada didalam 33 tas dengan total Rp 18,9 miliar, ditempat tinggal Tonny di Mess Perwira Dirjen Hubla (Perhubungan Laut), di Kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

 

Menanggapi hal itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi angkat bicara, pihaknya akan tetap melanjutkan proyek pengerukan Pelabuhan Tanjung Mas Semarang.

 

Menurutnya, uang yang diterima Dirjen Hubla tersebut bukanlah uang suap untuk memenangkan tender pengerukan Pelabuhan Tanjung Mas Semarang yang diberikan oleh PT Adhiguna Keruktama, melainkan uang ucapan terima kasih. Akan tetapi jumlahnya kebanyakan. “Uang ucapan terima kasih, tapi jumlahnya kebanyakan,” ujar Menhub Budi di Surakarta, Jumat (25/08)

 

Ia mengatakan, sebenarnya proses lelang tender proyek pengerukan Pelabuhan Tanjung Mas Semarang sudah dilakukan sesuai prosedur, yakni melalui lelang elektronik.

 

Untuk itu, dirinya mewakili Kementerian Perhubungan memohon maaf atas apa yang terjadi saat ini di Kemenhub. “Atas nama pribadi dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia, karena kejadian ini terulang kembali,” papar Budi.

 

Meski demikian, Menhub berjanji akan melakukan kajian ulang terhadap proyek tersebut, termasuk didalamnya proyek-proyek lain yang saat ini sedang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. “Kejadian ini akan menjadi momentum untuk memperkuat pengawasan,” imbuhnya.

 

Tunjuk Plt Dirjen Hubla

Dengan tertangkapnya Dirjen Hubla Tonny Budiono, dalam OTT yang dilakukan KPK terhadap Kementerian Perhubungan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengambil langkah cepat dengan menunjuk Bay Mokhamad Hasani sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perhubungan Laut.

 

Dirinya telah mengeluarkan surat perintah untuk mengisi kursi Dirjen Hubla Kemenhub yang saat ini kosong, dengan menunjuk Bay Mokhamad Hasani sebagai Plt Dirjen Hubla.

 

Sebagai informasi, Bay Mokhamad Hasani sebelumnya menjabat sebagai Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut di Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.

 

Menhub Budi menunjuk Mokhamad Hasani untuk menjadi Plt Dirjen Hubla terhitung dari 24 Agustus 2017 lalu, sampai ada penetapan pejabat definitif untuk memimpin Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

 

Lebih jauh Menhub menjelaskan tugas-tugas sebagai Plt Dirjen Hubla, Mokhamad Hasani berkewajiban melaksanakan tugas rutin dan melaporkan hasil pelaksanaan tugas secara berkala kepada Menteri Perhubungan.

 

Budi sangat menyayangkan hal tersebut kembali menyambangi Kemenhub, untuk itu dirinya menegaskan agar semua Direktorat di dalam Kementerian Perhubungan lebih mengontrol terhadap adanya praktik suap. (Teks: RF/Foto: Istimewa)

Tags: Aktivitas

0 Komentar

Berikan komentar anda

MENHUB BERI PENGHARGAAN PADA UNIT PELAYANAN PUBLIK BERPRESTASI 2016
Laporan Khusus

MENHUB BERI PENGHARGAAN PADA UNIT PELAYANAN PUBLIK BERPRESTASI 2016

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyerahkan trophy dan piagam penghargaan pelayanan prima unit pelayanan publik kepada para Manajemen Unit Pengelola Pelayanan Publik berprestasi, (19/9) di Kantor Kementerian Perhubungan RI, Jakarta.

     0 Komentar
PRODUKTIF SAAT DELAY
Daerah

PRODUKTIF SAAT DELAY

Di zaman modern seperti sekarang ini banyak sekali tekhnologi yang berkembang pesat dari waktu ke waktu, pasalnya dalam setiap perputaran detik mampu merubah segala sesuatu yang kita perlukan dengan instan

     0 Komentar

Citilink Mengangkasa Di Langit Papua Mulai Oktober 2016
Trans Angkasa

Citilink Mengangkasa Di Langit Papua Mulai Oktober 2016

Transportasi.co | Citilink Indonesia akan membuka rute ke Papua sebagai salah satu upaya untuk memperluas konektivitas Citilink ke daerah Timur Indonesia.

     0 Komentar
Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Akan Gunakan Tenaga Listrik
Transportasi

Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Akan Gunakan Tenaga Listrik

Kementerian Perhubungan dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melakukan kajian awal dalam proyek kereta api Jakarta-Surabaya.

     0 Komentar