Author : Yusuf

Terminal Pulogebang Beroperasi, Lengkapi Kampung Rambutan dan Kalideres

Dibuat : Jun 16th, 2016 13:18:52  |  0 comments

Terminal Pulogebang Beroperasi, Lengkapi Kampung Rambutan dan Kalideres
Transportasi.co | Sejak Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, beroperasi (10/6), baru 21 Perusahaan Otobus (PO) yang melayani rute Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Mereka hijrah dari Terminal Pulogadung ke Terminal Bus Pulogebang.
 
Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta, Andry Yansyah mengatakan sejak gerbang tol Terminal Pulogebang maka bus AKAP sudah bisa keluar dan masuk dari terminal pengganti Terminal Pulogadung ini.  Gerbang tol tersebut memiliki empat loket yang langsung menembuskan bus AKAP ke jalan tol.
 
“Terminal Pulogebang sudah beroperasi sejak Jumat pekan lalu. Kita memang tidak membuat seremonial. Tetapi sejak gerbang tol sudah dibukan untuk umum, maka Terminal Pulogebang semakain optimal melayani para pengguna jasa bus AKAP,” jelas Andry pada media (15/6). Hingga saat ini, baru ada 21 PO yang pindah ke Terminal Pulogebang. Artinya baru sepertiga dari 74 PO yang ada di Terminal Pulogadung pindah ke Terminal Pulogebang.
 
“Ya memang baru sepertiganya dari total jumlah PO yang ada. Tapi kan 21 PO yang pindah ini adalah PO yang besar-besar. Seperti Sinar Jaya, Garuda Mas, dan Deddy,” ujarnya. Dijelaskannya, saat pengundian loket yang dilakukan beberapa waktu lalu, hanya 21 PO yang hadir membawa surat kuasa dari pimpinan perusahaannya. Daripada menunggu hingga hadir 74 PO, maka Dishubtrans DKI melakukan pengundian 21 PO terlebih dahulu. Sisanya, sekitar 53 PO akan diundi secara menyusul.
 
Pengundian dilakukan, karena di Terminal Pulogebang hanya tersedia 31 loket. Sementara sisanya akan ditempatkan di meja yang lokasi berada di terminal pemberangkatan. Mantan Camat Jatinegara ini optimistis sebanyak 74 PO bus tersebut dapat pindah seluruhnya sebelum arus mudik dimulai, yakni seminggu sebelum Lebaran. Karena, tempat pemberangkatan bus AKAP tidak ada lagi di Terminal Pulogebang.
 
“Sebenarnya tahun kemarin, Terminal Pulogebang sudah beroperasi. Tapi karena akses gerbang tolnya belum dibuka, maka operasionalnya kurang maksimal. Tetapi sekarang aksesnya sudah terbuka kan. Jadi setuju nggak setuju, mereka harus pindak kok. Masa kita nanya mau atau nggak mau mereka pindah,” tegasnya.
 
Tiga Terminal Besar
Dengan beroperasinya Terminal Bus Pulogebang, Jakarta Timur, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menegaskan di Jakarta hanya ada terminal bus utama untuk pelayanan bus antar kota dan antar provinsi (AKAP).
 
Ketiga terminal utama untuk bus AKAP tersebut adalah Terminal Pulogebang, Terminal Kampung Rambutan dan Terminal Kalideres.
“Idealnya, Jakarta itu punya tiga terminal bus AKAP. Yakni Kalideres untuk AKAP ke wilayah Sumatera. Lalu untuk ke daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah itu bisa di Terminal Pulogebang dan Kampung Rambutan,” ungkap Djarot di Balai Kota DKI, Jakarta, (15/6).
 
Dengan begitu, terminal-terminal bayangan bisa ditertibkan dengan mudah. Dia juga meminta terminal bus AKAP yang ada di Terminal Bus Rawamangun dimatikan saja. Biar semua pelayanan Bus AKAP terkonsentrasi di tiga terminal tersebut.
 
“Tertibkan terminal bayangan. Juga yang di Rawamangun jangan ada lagi disitu. Kita konsentrasi di tiga itu saja. Nanti kita siapkan feeder bus untuk mencapai ke tiga terminal itu,” tegasnya. Sementara untuk Terminal Pulogebang sendiri, mantan Wali Kota Blitar ini optimistis bisa berfungsi dengan baik melayani arus mudik dan arus balik Lebaran. “Terminal Pulogebang sejak Jumat pekan lalu sudah kita ujicoba operasionalnya. Kesiapannya sudah hampir 100 persen. Tapi saya optimistis, pada Lebaran, terminal ini sudah dapat berfungsi. Kita akan kebut betul persiapannya,” ujarnya.
 
Dia sudah meminta Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta untuk melakukan sosialisasi kepada 74 perusahaan otobus (PO) yang berada di Terminal Pulogadung. Agar mereka mau pindah dan masuk ke Terminal Pulogebang. “Saya sudah sampaikan ke Dishubtrans DKI. Dan mereka sudah melakukan sosialisasi kepada PO untuk pindah ke Terminal Pulogebang. Sehingga saat arus mudik Lebaran, terminal itu sudah berfungsi dengan baik,” ujarnya. **AD
Tags: Aktivitas

0 Komentar

Berikan komentar anda

MENHUB BERI PENGHARGAAN PADA UNIT PELAYANAN PUBLIK BERPRESTASI 2016
Laporan Khusus

MENHUB BERI PENGHARGAAN PADA UNIT PELAYANAN PUBLIK BERPRESTASI 2016

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyerahkan trophy dan piagam penghargaan pelayanan prima unit pelayanan publik kepada para Manajemen Unit Pengelola Pelayanan Publik berprestasi, (19/9) di Kantor Kementerian Perhubungan RI, Jakarta.

     0 Komentar
PRODUKTIF SAAT DELAY
Daerah

PRODUKTIF SAAT DELAY

Di zaman modern seperti sekarang ini banyak sekali tekhnologi yang berkembang pesat dari waktu ke waktu, pasalnya dalam setiap perputaran detik mampu merubah segala sesuatu yang kita perlukan dengan instan

     0 Komentar

Citilink Mengangkasa Di Langit Papua Mulai Oktober 2016
Trans Angkasa

Citilink Mengangkasa Di Langit Papua Mulai Oktober 2016

Transportasi.co | Citilink Indonesia akan membuka rute ke Papua sebagai salah satu upaya untuk memperluas konektivitas Citilink ke daerah Timur Indonesia.

     0 Komentar
Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Akan Gunakan Tenaga Listrik
Transportasi

Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Akan Gunakan Tenaga Listrik

Kementerian Perhubungan dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melakukan kajian awal dalam proyek kereta api Jakarta-Surabaya.

     0 Komentar